surya/benni indo

Kopertis VII Target Tambah 5 PTS Terakreditasi A, ini 5 PTS yang lebih Dulu Mendapat Akreditasi A

aptisi.or.id, Jakarta – Koordinasi Perguruan Tinggi Swasta (Kopertis) Wilayah VII menargetkan lima PTS di  Jatim  mendapat akreditasi A pada tahun ini.

“Sekarang di Kopertis VII baru punya lima perguruan tinggi yang akreditasi institusinya A. Kami akan melipatgandakan menjadi 10. Sehingga bisa bersaing dengan kualitas yang bagus,” ungkap Sekretaris Kopertis VII, Widyo Winarso usai pembukaan Dies Natalis Universitas Muhammdiyah Surabaya ke-34, Selasa (10/4/2018).

Lima PTS yang telah mendapat akreditasi A itu adalah Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Kristen Petra Surabaya, Universitas Surabaya (Ubaya), STIE Perbanas Surabaya dan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya (UKWMS).

Widyo mengemukakan, saat ini banyak perguruan tinggi dari sisi program studi (prodi) yang akreditasinya B. Bahkan ada beberapa yang belum punya akreditasi.

“Itu kami dorong untuk segera mengajukan. Tahun depan sudah harus dapat akreditasi. Dari data terakhir ada 328 PTS yang ada di bawah naungan Kopertis VII. Belum diperbarui karena ada delapan yang merger,” ujarnya.

Agar target itu terealisasi pihaknya mendorong PTS melakukan pembenahan. Di antaranya mulai dari aspek administrasi, Kopertis VII akan melatih timnya bagaimana bisa melaporkan dalam instrumen atau borang akreditasi dengan sebaik-baiknya sehingga maksimal.

Selanjutnya, PTS diminta melaporkan sebaik mungkin kondisi yang ada. Yakni memperbaiki kondisi riil kampus tersebut bukan saja instrumen atau borang tapi juga visi misi dan mahasiswanya sampai kepada sumber daya alam (SDM), sarana prasarana, publikasi dan semua komponen ditingkatkan.

“Misal SDM, ya ditingkatkan ke doktor. Kemudian jabatan akademik diupayakan rektor pertama itu profesor. Jelas standar nasional pendidikan tinggi itu harus mereka lewati,” ujarnya.

Lalu ia menyatakan masih banyak PTS yang belum mempunyai akreditasi. Namun Widyo enggan merinci jumlah PTS di wilayahnya yang belum terakreditasi.

Sementara itu, Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMS),Suko Wiyono mengungkapkan upaya peningkatan kualitas kampusnya dengan menambah jaringan kerjasama.

“UM Surabaya berusaha menjalin hubungan dengan perguruan tinggi asing. Bahkan kami akan membuka kampus di luar negeri,”urainya.

 

Sumber: DISINI

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*