Semangat Sumpah Pemuda dalam Perbedaan dan Nilai Toleransi diantara Mahasiwa

Tangerang, aptisi.or.id – Sumpah Pemuda memiki makna yang sangat penting dalam persatuan ditengah berbagai perbedaan latar belakang. Mahasiswa merupakan salah satu pilar penting dalam pergerakan anak muda dan menjaga semangat itu.

Sumpah pemuda memiliki spirit persatuan di tengah berbagai perbedaan latar belakang. Mahasiswa sebagai salah satu pilar penting dalam pergerakan anak muda mesti menjaga semangat itu.

Salah satu upaya yang dilakukan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Ditjen Belmawa) serta Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti), bersama dengan Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) menyelenggarakan seminar terkait pendidikan Pancasila bagi mahasiswa yang temakan Pembekalan Pancasila dan Wawasan KeIndonesiaan dari Tokoh dan Pemimpin Nasional Indonesia di Jakarta pada Selasa, 29 Oktober 2019.

Menteri Riset dan Teknologi, Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro memberikan penjelasan mengenai Pendidikan Tinggi dalam mencetak SDM Unggul dan Riset Inovatif dalam Peningkatan Daya Saing Indonesia.

“Mahasiswa harus mulai memahami dan mengambil peran untuk Indonesia maju melalui pengembangan riset dan inovasi untuk mewujudkan Indonesia yang berdaulat secara politik, berdikari secara ekonomi serta memiliki karakter Pancasila,” jelasnya.

Sementara itu,  wakil ketua MPR, Ahmad Basarah menyatakan bahwa perbedaan diantara Mahasiswa tidak seharusnya membuat kurangnya rasa toleransi di Indonesia. Hal itu karena nilai-nilai persatuan telah tertanam sejak dulu sebelum Indonesia merdeka. Ia juga menekankan bahwa Mahasiswa harus mengutamakan nilai-nilai demokrasi dan musyawarah mufakat agar persatuan di Indonesia dapat terus terjaga.

Acara ini juga dihadiri oleh Prof. Ismunandar selaku Direktur Jenderal Belmawa, Kemenristekdikti, dan Kepala BPIP Prof. Hariyono. Dilatarbelakangi oleh pandangan akan pentingnya menanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan mahasiswa untuk terwujudnya persatuan bangsa.

Kegiatan ini diharapkan dapat menerapkan nilai-nilai Pancasila didalam kehidupan berbangsa dan bernegara agar kehidupan toleransi dapat terus berjalan di Indonesia. Persatuan haruslah dirawat dan dijaga untuk merawat pentingnya toleransi antar Mahasiswa dalam kehidupan di masyarakat. Sehingga, Pancasila sebagai ideologi negara dapat dijalankan baik oleh Mahasiswa maupun Perguruan Tinggi di Indonesia.


free counter

About Kartika Trissanti 27 Articles
A Head Full of Dreams

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*