Pandemi Corona Mengakibatkan PTS Mengalami Sedikit Peminat, APTISI Mulai Mengeluhkan Menurunnya Jumlah Pendaftar

Tangerang, aptisi.or.id – Budi Djatmiko selaku Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTSI), mulai mengeluhkan terjadinya penurunan terhadap jumlah pendaftar pada Perguruan Tinggi Swasta (PTS). Penuruan ini disebabkan oleh merosotnya ekonomi masyarakat akibat pandemi virus corona yang tengah melanda dunia, salah satunya adalah Indonesia.

Budi menjelaskan bahwa dalam Lima tahun terakhir saja rata-rata mahasiswa (baru) PTS menurun karena ekonomi tidak bergerak naik. Ditambah lagi dengan adanya (pandemi), tentu menjadi lebih turun lagi.

Dalam kurun waktu 5 tahun dari 2015-2019, sejumlah PTS kecil mengalami penurunan sebanyak 5 sampai 10 persen dibandingkan dengan tahun 2014. Prediksi persentase penurunan akan lebih banyak terjadi pada tahun ini.

“Kemungkinan tahun 2020 bisa mencapai angka 15 persen turunnya jika dibandingkan tahun 2014 atau kurang lebih 5 persen turunnya jika dibandingkan tahun 2019,” ujarnya.

Budi juga mengatakan bahwa sejumlah PTS telah memundurkan jadwal penerimaan mahasiswa baru, dikarenakan saat ini PTS masih terfokus pada sistem perkuliahan daring dan pembatasan sosial selama masa karantina.

Budi berharap, agar pemerintah dapat memberikan program beasiswa bagi PTS kecil,

“Karena biayanya terjangkau oleh pemerintah, dan pemerintah sanggup untuk beri kami beasiswa.” Ujarnya.

Menurut data Dcode Economic and Financial Consulting (EFC) Maret 2020, mengatakan bahwa Pendidikan menjadi salah satu sektor yang terdampak ekonomi akibat adanya pandemi virus corona. Meski begitu, lembaga konsultan finansial dan ekonomi yang berbasis di Kairo, Mesir ini menilai bahwa sektor pendidikan masih lebih beruntung dibandingkan dengan sektor pariwisata, manufaktur, perbankan dan otomotif yang terkena dampak jauh lebih besar.


website counter

About Kartika Trissanti 53 Articles
A Head Full of Dreams

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*